Senin, 22 Agustus 2011

Surat Seorang Ibu Untuk Menantu Laki-Lakinya


WAHAI MENANTUKU

aku hanyalah seorang ibu yang berbicara atas nama diriku sendiri dengan melihat putriku sebagai istrimu dan engkau sebagai menantuku. bila engkau membaca pesan ini semoga engkau melihat pula bayang wajah ibu yang telah mengandung dan melahirkanmu, berdiri bersamaku tepat dihadapanmu.



WAHAI MENANTUKU

bukankah engkau sudah berjanji akan menjadi imam dunia akherat untuk putriku. bukankah engkau juga telah bersumpah untuk membawanya hingga ke baka dan memberinya satu tiket ke surga.



WAHAI MENANTUKU:

bila ada kelemahan dari istrimu dan seribu lagi keburukan yang dilakukannya akibat kelemahan dan juga karena kekurangan darinya, bukankah menjadi tugasmu untuk mendidiknya sekarang, begitu yang seharusnya.



WAHAI MENANTUKU:
Seorang suami tak boleh membiarkan mata istrinya basah walau hanya serupa tetesan embun dini hari. bukankah engkau sebagai suaminya yang harus melindunginya dengan rasa tentram dan aman. maka berikanlah keteduhan bagi jiwanya.



WAHAI MENANTUKU:

engkau suami yang dipilih Tuhan untuk putriku, bersabarlah terhadap istrimu dan tetaplah bersikap lemah lembut padanya. bukankah engkau menikahinya atas nama Tuhanmu maka sayangi dan peliharalah istrimu dengan jalan Tuhan.



WAHAI MENANTUKU:

sebagian besar penghuni neraka adalah perempuan dan itu disebabkan mereka durhaka terhadap suaminya, maka selamatkanlah istrimu dari dosa yang lebih besar. bukankah nantipun engkau akan ditanya tentang tanggung jawab bagaimana kau mengurus mereka dan menjaga jalan surga untuk bisa di lalui oleh yang harus kau bawa serta.



WAHAI MENANTUKU:

engkau di ijinkan menghukum istrimu sewajarnya namun janganlah mengenai wajahnya dan jangan pula menyentuh tubuhnya hingga meninggalkan jejak luka. janganlah menghardiknya dengan kata-kata kasar dan umpatan yang merendahkan seolah engkau turut menistakan dirimu sendiri sebab ia juga adalah pakaianmu...



Semoga keluarga kalian bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah, Aamiin

Betapa Mudahnya Wanita Tertipu

Berdasarkan dari betapa mudahnya wanita diperdaya oleh lelaki/cowok. Bahkan dengan sangat angkuhnya wanita sering berpendapat bahwa dirinya tidak akan mudah termakan rayuan gombal lelaki. Itu benar, karena dimasa sekarang ini tidak ada lelaki yang
bibirnya bisa mengucapkan rayuan gombal seperti film-film Indonesia toempoe doeloe. Tetapi dengan pendidikan dan teknologi yang berkembang, metode kami berubah.

Kami bisa memanfaatkan semua SDM dan SDA yang ada di sekitar kami untuk menunjang tegaknya diagnosa “SERIUS” dihadapan target (wanita). Apakah property “nebeng”? Oh tidak! Bahkan hanya dengan kesederhanaan, malah jadi pamungkas yang cukup jitu untuk meluluhkan hati wanita incaran kami. Karena dengan kesederhanaan dan property seadanya, akan mendatangkan kesan ketulusan dan bersahaja. Yang kemudian menimbulkan cinta sepenuh hati, berakibat kepasrahan. Ini fokusnya, kepasrahan yang artinya diriku sepenuhnya kuserahkan padamu, termasuk my virgin (klo masih).

Wahai wanita, tidak semua diantara kami kaum lelaki mengincar hartamu, yang merupakan incaran kami sebenarnya adalah SEX, sejauh mana dirimu memberikan rasa penasaran kepada kami, selama itu pula kami sanggup bersandiwara dengan sekuat tenaga kami. Mengapa kami sebut sandiwara? Karena kami menyimpulkan bahwa yang telah beristeri saja masih banyak yang selingkuh (meski tidak semuanya).

Pernikahan yang kejelasan statusnya dilindungi oleh hukum agama dan UU Negara, masih sering kami injak-injak.

Apalagi status pacaran? Yang sama sekali tidak dikuatkan oleh peraturan manapun. Artinya seorang cowok bisa saja berpacaran dengan seribu cewek dalam waktu bersamaan atau sebaliknya. Maka jadilah pemuda-pemudi bangsa ini sebagai pakar zina, dari yang kecil sampai yang besar.

Tapi masalah jadi bangsa apa bukan urusan kami, selagi kami masih bisa menikmati kenikmatan dunia lewat tubuh wanita secara free, maka paradigma “Pacaran sebagai proses penjajakan” akan selalu kami sebarkan dengan cara apapun.

Sex dengan pacar sendiri sangat berbeda rasanya dengan sex dengan pelacur manapun dengan harga pakai berapapun. Sebab wanita yang selalu jadi target kami tentunya bersih, sehat, bebas penyakit menular seks (PMS), terawat dan terdidik.

Soal kaya atau miskin si target itu bisa disesuaikan. Maksudnya apabila kami telah sukses memperdaya hati target, maka keadaan keuangan akan sangat mudah dikendalikan berdasarkan scenario “rasa pengertian” yang kami ciptakan di hati target. Pulsa yang kami keluarkan untuk menjalin kedekatan tidak sebanding dengan kenikmatan yang menanti kami.

Target berjilbab? Bisa sukses bisa juga tidak.

Usaha kami dalam berburu “kenikmatan” terhadap target berjilbab memerlukan beberapa trik tambahan. Tetap bersikap sederhana, apa adanya, bersahaja, pengakuan terhadap kekurangan diri, bersikap humoris dan sedikit bumbu religi yang didapat dari ceramah ustadz-ustadz di televisi bisa jadi referensi tambahan.

Usaha kami sukses terhadap target yang berjilbab yang juga masih berpakaian ketat, sehingga jilbab kadang-kadang hanya menutupi rambutnya dan tidak menutupi ukuran “hardware” indahnya. Kulit target yang halus mulus karena sering tertutup dari polusi udara dan matahari memberikan sensasi yang tidak sama dengan target tidak berjilbab pada umumnya.

Luar biasa!!!

Usaha kami gagal apabila target berjilbab tapi juga berpakaian yang lebar, sehingga tidak tampak keindahannya lewat mata secara fisik, tapi kami sangat yakin dibalik pakaian yang lebar itu tersimpan lebih banyak keindahan. Kami kurang pasti penyebab kegagalan usaha kami terhadap target tersebut, bisa jadi keteguhan target dalam memegang keyakinan bahwa keindahan yang mereka miliki merupakan “harta berharga” yang hanya akan disuguhkan kepada suami mereka nantinya.

Kenyataan yang menggembirakan adalah target “kokoh” semacam ini berjumlah sangat sedikit jika dibandingkan dengan total target “empuk” yang banyak tersedia di sekitar kami.Pada umumnya target menginginkan “keseriusan”. Ketidaktahuan mereka terhadap makna kata serius ini yang sering kami manfaatkan sebagai peluluh hati mereka. Trik yang kami gunakan bermacam-macam, mulai dari kirim sms yang bertuliskan “Aku serius lho sama kamu”, telepon diatas jam 23.00 (tarif murah) untuk bicara panjang lebar dengan topik yang dipilih secara random. Ini trik yang paling sederhana dan cukup jitu untuk target yang masih lugu atau pura-pura lugu soal keseriusan hubungan. Maksudnya walau target sudah mengerti tentang trik yang kami jalankan dalam meraih target, tapi seiring waktu dan semangat kami yang tidak berputus asa dalam menjalankan skenario, cepat lambat target yang dulunya pura-pura lugu akan luluh akhirnya melihat semangat tulus palsu kami.

Jika tujuan utama kami yaitu tubuh indah target belum didapatkan, maka bukti keseriusan palsu kami dapat dikuatkan dengan memboyong mereka ke orang tua kami atau sebaliknya, kami bersedia diboyong ke orang tua target. Sampai disini saja keberanian kami untuk bermain dengan kata serius, untungnya karena 99% target telah takluk pada level trik ini.

Kenyataan yang juga menggembirakan kami adalah apabila ternyata orang tua kami atau oramg tua target juga memiliki paradigma “Pacaran adalah proses penjajakan” atau “Pacaran adalah proses yang harus dilalui oleh remaja normal”.

Luar biasa!!!

Target yang telah beranggapan bahwa “inilah jodohku”, dengan paradigma ini kami telah mendapatkan kepercayaan penuh dari segala pihak untuk memperlakukan target semau kami. Termasuk menikmati kenyamanan sensasi seks penuh gratisan yang kami tunggu-tunggu selama perjuangan. Tidak perlu buru-buru, karena kami sangat dan sangat memperhatikan situasi, kondisi dan domisili.

Soal dikemudian hari kami bosan dengan target yang sudah habis manisnya karena kami hisap atau muncul target baru yang lebih segar, maka skenario pelepasan diri dapat dijalankan dengan berbagai alasan. Sangat mudah melakukannya mengingat semua manusia memiliki kekurangan, kekurangan inilah yang harus diangkat ke permukaan dan menjadi pokok bahasan yang berlanjut dengan putusnya hubungan. Alasan ketidakcocokan bisa menjadi penangkal pertanyaan orang tua masing-masing pihak.

Putus. Juga merupakan jalan baru bagi kami untuk memulai skenario pengejaran target baru. Tampang berduka, bahkan tampang tegar paska putus pun bisa menjadi pesona di hadapan target baru ini. Tentunya kami tidak meninggalkan trik-trik peluluhan hati yang kami terapkan terhadap target-terget sebelumnya seperti sederhana, tampil apa adanya, bersahaja, sedikit ditambah bumbu humoris karena target pada umumnya ingin dekat dengan orang yang selalu bisa membuatnya tersenyum dalam setiap keadaan. Target selalu ingin merasakan aman, nyaman, disayang, diperhatikan (beberapa). Maka sedaya upaya kami akan ciptakan suasana tersebut hanya didekat kami. Persepsi bahwa di dekat kami maka target merasa aman, nyaman, tenang, tersenyum, dan damai merupakan paradigma yang harus kami ciptakan di dalam kepala target.

Untuk kesekian kalinya kami selalu sukses dalam pencapaian tujuan kami, menjadikan kami sangat berpengalaman dan cerdas dalam program ini, dengan atau tanpa hambatan sama sekali. Sungguh indah dunia ini, dipenuhi dengan target-target berpendidikan tapi bodoh yang menunggu giliran untuk kami habisi.

“Ahh, saya kan gak pernah serius klo pacaran, ngapain takut!”
Jika terget berfikiran seperti kata-kata di atas, maka pemikiran seperti ini juga merupakan peluang besar bagi kami untuk memulai skenario peluluhan hati. Yang kami utamakan lebih dahulu adalah mengadakan ikatan super tidak jelas bernama Pacaran, soal cinta atau tidak, itu cuma masalah waktu. Trik-trik yang kami lancarkan akan mengubah keadaan hati target seiring waktu yang dilalui bersama-sama dan komitmen semu tentang pacaran yang kami atau orang lain ciptakan.

“Ahh, tidak semua cowok seperti itu, cowokku ga gitu and ga mungkin begitu!”.
Kata-kata sejenis ini merupakan tolak ukur keberhasilan skenario BHSP (Bina Hubungan Saling Percaya) yang nantinya menjadi peluang besar untuk mendapatkan tubuh target di kemudian hari. Karena salah satu yang kami ingin bentuk adalah pendapat target bahwa kami adalah cowok yang berbeda dengan cowok pada umumnya.

Jika Anda wanita berpenampilan menarik atau tidak, bertubuh indah baik tertutup atau tidak, mencari keseriusan hubungan, mencari cinta dari sesama manusia tanpa pemahaman yang jelas…
Maka Anda target kami berikutnya!!!

Wahai wanita, ketahuilah bahwa seorang laki-laki yang benar-benar serius terhadapmu akan datang kepada orang tuamu dengan berkata “Pak, saya ingin menikahi putri Bapak, sekarang saya punya penghasilan Rp…../bulan, dst”, sedangkan laki-laki yang benar-benar serius ingin menghabisimu akan datang langsung kepadamu dengan berkata “Maukah kamu jadi pacarku?”.
Puncak kehinaan wanita ketika ia menerima tembakan seorang lelaki untuk jadi kekasihnya.
Puncak kemuliaan wanita ketika orang tua/walinya mempertimbangkan lamaran seorang lelaki untuk jadi isterinya.

Hancurkan harga diri dengan pacaran, muliakan diri dengan …

Tidak ada solusi termuat dalam tulisan ini, meskipun solusinya tertulis tetapi tidak akan menghentikan kegiatan kami, kami hanya bisa berhenti jika semua target mengaplikasikan solusi yang sebenarnya sudah mereka tahu.

Pacaran sebagai proses penjajakan, penjajakan = peng”injak-injakan” atau pen”jaja”an.

Selasa, 09 Agustus 2011

Alasan Nabi Sangat Sayang Dengan Kucing

Ternyata Inilah Alasan Mengapa Nabi Sangat Sayang Dengan Kucing


Nabi menekankan di beberapa hadisnya bahwa kucing itu tidaklah najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci. Lantas kenapa Rasulullah Saw berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?

Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.


Pada permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.


Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor. Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan. Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.



Hasil yang didapatkan adalah:

1. Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
2. Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
4. Hanya sekali kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.

Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.

Komentar Para Dokter yang Bergelut dalam Bidang Kuman
Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit. Subhanallaah !

Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing, manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia. (baca: Inilah sebabnya jika terkena liur anjing harus dibasuh dengan tanah).


Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.

Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll) Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tdk banyak berjemur dan tidak dekat2 dgn air. Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.

Tetapi ketika sebagian dokter dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan dan Ia lebih bersih dari manusia, banyak dari pembaca situslakalaka yang mengkhawatirkan keberadaan Toxoplasma pada kucing, benarkah toxoplasma itu virus? ataukah hanya sekedar parasit yang bisa menempel pada tubuh makhluk yang hidup?

Mengapa Toxoplasma disebabkan oleh kucing?


Kucing dan juga hewan-hewan lain dari famili Fellidae seperti cheetah, leopard dan lain-lain merupakan induk semang defenitif dari Toxoplasma gondii, penyebab toxoplasmosis. Jadi seandainya di dunia ini tidak ada kucing dan hewan sebangsanya itu maka parasit toxo pun tak dapat menyempurnakan siklus hidupnya.

Tapi lantas bukan berarti kita harus “menghabisi” hewan yang disayang Nabi ini. Tidak semua kucing harus dituduh sebagai penyebab toxoplasmosis, sangat kasihan jika ternyata mereka harus ditelantarkan. Pun sesungguhnya tak hanya kucing yang bisa terinfeksi parasit Toxoplasma, karena pada hakekatnya semua hewan berdarah panas termasuk burung dan mamalia bisa terinfeksi parasit ini, yaitu sebagai induk semang perantaranya (Intermediate host).

Hanya saja hewan-hewan intermediated host ini tidak bisa menulari manusia selama kita tidak mengkonsumsinya. Beda dengan kucing. Karena pada usus halus kucinglah Toxoplasma menyelesaikan keseluruhan siklus hidupnya, dan akan dikeluarkan bersamaan dengan feces/kotorannya.

Mungkin karena alasan inilah maka kucing menjadi “sangat berdosa” bagi sebagian kita sementara sapi, kambing, ayam, anjing dan hewan lainnya tidak, meski sama-sama punya “bibit” Toxoplasma di tubuhnya. Ini tidak adil, bukan? Lantas, perlakuan “adil” bagaimana yang seharusnya kita tempuh agar kucing tak lagi tertuduh dan kita juga terhindar dari bahaya? Berikut adalah tipsnya:

1. Sediakan pasir/tempat kotoran untuk kucing dan sebaiknya dibersihkan setiap hari.
2. Cegahlah kucing agar tidak berburu tikus, burung, lalat dan kecoa.
3. Jangan memberi makan hewan peliharaan dengan daging, jeroan, tulang dan susu mentah, tapi masaklah terlebih dahulu.
4. Setelah mencuci daging mentah sebaiknya cuci tangan dengan sabun agar tak ada parasit yang tertinggal di tangan.
5. Cucilah tangan dengan sabun setiap kali hendak makan.
6. Hindari memakan daging mentah/setengah matang. Makanlah daging yang benar-benar telah dimasak sampai matang.
7. Cuci bersih sayur-mayur dan buah-buahan yang hendak dikonsumsi mentah sebelum dimakan (dilalap).
8. Untuk ibu-ibu hamil, sebaiknya tidak membersihkan tempat kotoran kucing ataupun mencuci daging/jeroan selama masa kehamilan. Mintalah bantuan orang lain untuk mengerjakannya.
9. Untuk ibu-ibu yang berencana untuk hamil sebaiknya melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui ada tidaknya infeksi Toxoplasma. 10. Jika anda memelihara kucing, latihlah dari kecil kucing tersebut dengan membiasakannya buang kotoran tidak sembarangan yaitu di kamar mandi sehingga mudah dibersihkan.

Terakhir, sesungguhnya bukan sebab seseorang memelihara kucing atau tidak, juga bukan karena seseorang “akrab” dengan kucing atau tidak yang membuka peluang terkena penyakit toxoplasmosis ini, melainkan bagaimana cara orang tersebut menjaga kebersihan diri dan lingkungannya.

Karena seorang yang teramat “anti” dengan kucing pun bisa saja terinfeksi Toxoplasma jika tidak peduli dengan kebersihan. Misalnya malas mencuci tangan saat hendak makan atau gemar memakan daging mentah/setengah matang.

Dan sebaliknya, seorang yang hidup dengan banyak kucing disekelilingnya bisa tetap aman dari toxoplasmosis selama dia peduli dan menjaga kebersihan. Mudah-mudahan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar rumah kita terhindar dari ancaman Toxoplasma yang selama ini menakutkan, hingga kitapun dapat berkata dengan tenang: “Toxoplasmosis, siapa takuuut…!!!”.

Perhatikan apa yang diperlihatkan Rosulullah pada sahabatnya berikut ini:
Hadis Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum. Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW pernah bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu. Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”

Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur. Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya. Rasulullah Saw bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing, (HR AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).

Subhaanallah!! Kalaulah bukan dari wahyu Allah tentulah Rasulullah Saw yang buta baca-tulis ini takkan berani mengatakan bahwa kucing itu bersih? Segala sesuatu yang baru ditemukan oleh para ilmuwan saat ini, ternyata sudah diketahui ilmunya oleh Rosul Kita Muhammad saw sejak 1500 tahun

Senin, 08 Agustus 2011

Perbincangan (doa)

seorang suami muda

dengan Tuhannya...

“Tuhan yang kupercaya

pasti Engkau yang

menciptakan langit dan

bumi…

Tuhan yang kupercaya

pastilah Engkau yang

mengatur waktu ini

berjalan..

Dan Tuhan yang

kupercaya pasti

Engkaulah yang

menciptakan wanita

titipanMu untukku..

Yaitu istriku.

Ku Mohon..

Pernikahan kami

memang baru kemarin

sore, Tuhan..

Namun,

Ku punya impian untuk

menjaganya,

membimbingnya, dan

menjadikan diriku untuk

senantiasa berarti di

hadapannya..

Ku punya impian

membangun singgasana

kami berdua yang tak

tergoyahkan..

Ku punya impian

menikmati kilaunya

bulan sekaligus sejuknya

sinar mentari bersama-

sama dengannya..

Ku punya impian harum

rambut dan kulitnya

senantiasa berada di

sekitar udara dekat

hidungku, meskipun ia

sedang tak berada

disampingku saat itu..

Ku punya impian ia selalu

dan selalu menjadi

wanita paling sabar

sejagad selain juga ibuku

yang sabar

membesarkanku..

Ku punya impian agar

kami Engkau selalu beri

salah satu nikmat mu

yang cukup hebat, yaitu

rezeki-Mu..

Ku punya impian ilmu-

ilmu tentang bercinta

yang pernah ‘kupelajari’

kala masih remaja dulu

sanggup untuk

memuaskannya, karena

sekarang ia halal

untukku..

Ku punya impian ia akan

selalu tersenyum

menyaksikan kedatangan

dan kepergianku..

Ku punya impian ia

ramah dengan keluarga-

keluargaku..

Ku punya impian ia

penyayang dengan anak-

anak kecil..

Ku punya impian kelak

kami bisa memilki

anugerah terindah

lainnya, yaitu ciptaanMu,

buah hati kami..

Ku punya impian ia

dihormati oleh orang-

orang disekitarnya

karena kepriabdiannya

yang santun lagi

sederhana..

Ku punya impian ia

mampu mandiri kala ku

tidak sedang berada di

dekatnya karena ada

tuntutan nafkah yang

mengahruskanku

meninggalkannya

sementara..

Ku punya impian akulah

pria yang paling

disayanginya sepanjang

masa..

Ku punya impian ia dan

aku senantiasa dewasa

ketika menghadapi

masalah rumah tangga

yang datang..

Ku punya impian kami

sanggup membangun

rumah tangga terbaik..

Tuhan..

Terima kasih karena ia

cantik.

Terima kasih karena ia

baik.

Terima kasih karena ia

sanggup mengerti.

Dan yang terpenting,

terima kasih Tuhan,

karena hari-hari hamba

telah diisi oleh juga hari-

hari nya..

Aku tahu Tuhan tidak

ada manusia yang

sempurna,

tapi ku mohon,

jadikanlah ia sempurna

untukku dan aku

sempurna untuknya..

demi sempurnanya

rumah tangga kami.

Ku mohon dengan segala

tundukknya hati dan diri

ini di hadapanMU..

Ku muhon, jadikanlah

imipan-impian hamba

yang baru saja

kusampaikan terwujud,

Tuhan.

Terwujud karena Engkau

yang menghendaki dan

Kau Maha segala-

galanya…

Dan Kau sempurna..

hambaMu,

Pria yang paling

beruntung karena telah

memilki wanita terbaik

yang pernah ada. ......... ”

Cowok yg belum nikah,

tapi kelak mau berdoa

seperti layaknya

kalimat2 di atas.

Sabtu, 06 Agustus 2011

Teknik Dasar Pendakian / Rock Climbing

Teknik Mendaki

1. Face Climbing

Yaitu memanjat pada permukaan tebing dimana masih terdapat tonjolan atau rongga yang memadai sebagai pijakan kaki maupun pegangan tangan. Para pendaki pemula biasanya mempunytai kecenderungan untuk mempercayakan sebagian berat badannya pada pegangan tangan, dan menempatkan badanya rapat ke tebing. Ini adalah kebiasaan yang salah. Tangan manusia tidak bias digunakan untuk mempertahankan berat badan dibandingkan kaki, sehingga beban yang diberikan pada tangan akan cepat melelahkan untuk mempertahankan keseimbangan badan. Kecenderungan merapatkan berat badan ke tebing dapat mengakibatkan timbulnya momen gaya pada tumpuan kaki. Hal ini memberikan peluang untuk tergelincir.Konsentrasi berat di atas bidang yang sempit (tumpuan kaki) akan memberikan gaya gesekan dan kestabilan yang lebih baik.

2. Friction / Slab Climbing

Teknik ini semata-mata hanya mengandalkan gaya gesekan sebagai gaya penumpu. Ini dilakukan pada permukaan tebing yang tidak terlalu vertical, kekasaran permukaan cukup untuk menghasilkan gaya gesekan. Gaya gesekan terbesar diperoleh dengan membebani bidang gesek dengan bidang normal sebesar mungkin. Sol sepatu yang baik dan pembebanan maksimal diatas kaki akan memberikan gaya gesek yang baik.

3. Fissure Climbing

Teknik ini memanfaatkan celah yang dipergunakan oleh anggota badan yang seolah-olah berfungsi sebagai pasak. Dengan cara demikian, dan beberapa pengembangan, dikenal teknik-teknik berikut.

· Jamming, teknik memanjat dengan memanfaatkan celah yang tidak begitu besar. Jari-jari tangan, kaki, atau tangan dapat dimasukkan/diselipkan pada celah sehingga seolah-olah menyerupai pasak.

· Chimneying, teknik memanjat celah vertical yang cukup lebar (chomney). Badan masuk diantara celah, dan punggung di salah satu sisi tebing. Sebelah kaki menempel pada sisi tebing depan, dan sebelah lagi menempel ke belakang. Kedua tangan diletakkan menempel pula. Kedua tangan membantu mendororng keatas bersamaan dengan kedua kaki yang mendorong dan menahan berat badan.

· Bridging, teknik memanjat pada celah vertical yang cukup besar (gullies). Caranya dengan menggunakan kedua tangan dan kaki sebagai pegangan pada kedua celah tersebut. Posisi badan mengangkang, kaki sebagai tumpuan dibantu oleh tangan yang juga berfungsi sebagai penjaga keseimbangan.

· Lay Back, teknik memanjat pada celah vertical dengan menggunakan tangan dan kaki. Pada teknik ini jari tangan mengait tepi celah tersebut dengan punggung miring sedemikian rupa untuk menenpatkan kedua kaki pada tepi celah yang berlawanan. Tangan menarik kebelakang dan kaki mendorong kedepan dan kemudian bergerak naik ke atas silih berganti.

· Pembagian Pendakian Berdasarkan Pemakaian Alat

Free Climbing

Sesuai dengan namanya, pada free climbing alat pengaman yang paling baik adalah diri sendiri. Namun keselamatan diri dapat ditingkatkan dengan adanya keterampilan yang diperoleh dari latihan yang baik dan mengikuti prosedur yang benar. Pada free climbing, peralatan berfungsi hanya sebagai pengaman bila jatuh. Dalam pelaksanaanya ia bergerak sambil memasang, jadi walaupun tanpa alat-alat tersebut ia masih mampu bergerak atau melanjutkan pendakian. Dalam pendakian tipe ini seorang pendaki diamankan oleh belayer.

Free Soloing

Merupakan bagian dari free climbing, tetapi sipendaki benar-benar melakukan dengan segala resiko yang siap dihadapinya sendiri.Dalam pergerakannya ia tidak memerlukan peralatan pengaman. Untuk melakukan free soloing climbing, seorang pendaki harus benar-benar mengetahui segala bentuk rintangan atau pergerakan pada rute yang dilalui. Bahkan kadang-kadang ia harus menghapalkan dahulu segala gerakan, baik itu tumpuan ataupun pegangan, sehingga biasanya orang akan melakukan free soloing climbing bila ia sudah pernah mendaki pada lintasan yang sama. Resiko yang dihadapi pendaki tipe ini sangat fatal sekali, sehingga hanya orang yang mampu dan benar-benar professional yang akan melakukannya.

Atrificial Climbing

Pemanjatan tebing dengan bantuan peralatan tambahan, seperti paku tebing, bor, stirrup, dll. Peralatan tersebut harus digunakan karena dalam pendakian sering sekali dihadapi medan yang kurang atau tidak sama sekali memberikan tumpuan atau peluang gerak yang memadai.

Teknik Dasar Pendakian / Rock Climbing

Teknik Mendaki

1. Face Climbing

Yaitu memanjat pada permukaan tebing dimana masih terdapat tonjolan atau rongga yang memadai sebagai pijakan kaki maupun pegangan tangan. Para pendaki pemula biasanya mempunytai kecenderungan untuk mempercayakan sebagian berat badannya pada pegangan tangan, dan menempatkan badanya rapat ke tebing. Ini adalah kebiasaan yang salah. Tangan manusia tidak bias digunakan untuk mempertahankan berat badan dibandingkan kaki, sehingga beban yang diberikan pada tangan akan cepat melelahkan untuk mempertahankan keseimbangan badan. Kecenderungan merapatkan berat badan ke tebing dapat mengakibatkan timbulnya momen gaya pada tumpuan kaki. Hal ini memberikan peluang untuk tergelincir.Konsentrasi berat di atas bidang yang sempit (tumpuan kaki) akan memberikan gaya gesekan dan kestabilan yang lebih baik.

2. Friction / Slab Climbing

Teknik ini semata-mata hanya mengandalkan gaya gesekan sebagai gaya penumpu. Ini dilakukan pada permukaan tebing yang tidak terlalu vertical, kekasaran permukaan cukup untuk menghasilkan gaya gesekan. Gaya gesekan terbesar diperoleh dengan membebani bidang gesek dengan bidang normal sebesar mungkin. Sol sepatu yang baik dan pembebanan maksimal diatas kaki akan memberikan gaya gesek yang baik.

3. Fissure Climbing

Teknik ini memanfaatkan celah yang dipergunakan oleh anggota badan yang seolah-olah berfungsi sebagai pasak. Dengan cara demikian, dan beberapa pengembangan, dikenal teknik-teknik berikut.

· Jamming, teknik memanjat dengan memanfaatkan celah yang tidak begitu besar. Jari-jari tangan, kaki, atau tangan dapat dimasukkan/diselipkan pada celah sehingga seolah-olah menyerupai pasak.

· Chimneying, teknik memanjat celah vertical yang cukup lebar (chomney). Badan masuk diantara celah, dan punggung di salah satu sisi tebing. Sebelah kaki menempel pada sisi tebing depan, dan sebelah lagi menempel ke belakang. Kedua tangan diletakkan menempel pula. Kedua tangan membantu mendororng keatas bersamaan dengan kedua kaki yang mendorong dan menahan berat badan.

· Bridging, teknik memanjat pada celah vertical yang cukup besar (gullies). Caranya dengan menggunakan kedua tangan dan kaki sebagai pegangan pada kedua celah tersebut. Posisi badan mengangkang, kaki sebagai tumpuan dibantu oleh tangan yang juga berfungsi sebagai penjaga keseimbangan.

· Lay Back, teknik memanjat pada celah vertical dengan menggunakan tangan dan kaki. Pada teknik ini jari tangan mengait tepi celah tersebut dengan punggung miring sedemikian rupa untuk menenpatkan kedua kaki pada tepi celah yang berlawanan. Tangan menarik kebelakang dan kaki mendorong kedepan dan kemudian bergerak naik ke atas silih berganti.

· Pembagian Pendakian Berdasarkan Pemakaian Alat

Free Climbing

Sesuai dengan namanya, pada free climbing alat pengaman yang paling baik adalah diri sendiri. Namun keselamatan diri dapat ditingkatkan dengan adanya keterampilan yang diperoleh dari latihan yang baik dan mengikuti prosedur yang benar. Pada free climbing, peralatan berfungsi hanya sebagai pengaman bila jatuh. Dalam pelaksanaanya ia bergerak sambil memasang, jadi walaupun tanpa alat-alat tersebut ia masih mampu bergerak atau melanjutkan pendakian. Dalam pendakian tipe ini seorang pendaki diamankan oleh belayer.

Free Soloing

Merupakan bagian dari free climbing, tetapi sipendaki benar-benar melakukan dengan segala resiko yang siap dihadapinya sendiri.Dalam pergerakannya ia tidak memerlukan peralatan pengaman. Untuk melakukan free soloing climbing, seorang pendaki harus benar-benar mengetahui segala bentuk rintangan atau pergerakan pada rute yang dilalui. Bahkan kadang-kadang ia harus menghapalkan dahulu segala gerakan, baik itu tumpuan ataupun pegangan, sehingga biasanya orang akan melakukan free soloing climbing bila ia sudah pernah mendaki pada lintasan yang sama. Resiko yang dihadapi pendaki tipe ini sangat fatal sekali, sehingga hanya orang yang mampu dan benar-benar professional yang akan melakukannya.

Atrificial Climbing

Pemanjatan tebing dengan bantuan peralatan tambahan, seperti paku tebing, bor, stirrup, dll. Peralatan tersebut harus digunakan karena dalam pendakian sering sekali dihadapi medan yang kurang atau tidak sama sekali memberikan tumpuan atau peluang gerak yang memadai.

Kamis, 04 Agustus 2011

Materi Pendidikan Dasar

SURVIVAL

Survival berasal dari kata survive, artinya perjuangan untuk tetap hidup. Secara global survival adalah tindakan untuk mempertahankan hidup di alam bebas dari berbagai keadan dan lingkungan (kondisi) yang darurat dengan segala keterbatasan yang ada. Orang yang berada dalam situasi survival disebut survivor.

Faktor Penyebab

a. Kehabisan perlengkapan disuatu tempat atau ekspedisi.

b. Kecelakaan dalam suatu perjalanan atau ekspedisi.

c. Tersesat .

d. Hal-hal yang tidak terduga (kekurangan pangan,oksigen,dll)

Faktor penting untuk tetap hidup.

a. Kemauan untuk tetap hidup (sikap mental).

b. Kondisi fisik dan perlengkapan yang dapat membantu.

c. Pengetahuan dan keterampilan.

SIKAP MENTAL

Kemauan untuk tetap hidup adalah faktor yang sangat utama untuk keluar dari situasi survival. Ada beberapa hal yang sangat penting untuk diperhatikan agar kita tetap hidup, yaitu:

· Size up the situation = pandai-pandailah melihat situasi.

· Under baste make waste = jangan tergesa-gesa.

· Remember where you are = ingat dimana anda.

· Vlungish fear and panic = kuasai rasa takut dan panik.

· Improvice =perbaiki keadaan dari segala kesulitan.

· Value living = hargai hidupmu.

· Act like the setive = bertindaklah sewajarnya.

· Learn basic skill = pelajari keterampilan dasar.

1. Aspek psikologis suatu survival

a. Penyelesaian suatu situasi survival, membutuhkan tingkat ketahanan emosi dan kepercayaan, sehingga dapat menyelesaikan problem mempertahankan hidup.

b. Menyadari akan kepentingan hidup, sehingga dapat mempertahankan hidup, maka perlu mengatasi beberapa problema dalam situasi survival.

2. Tekanan yang timbul pada situasi survival

a. Stress mental dan fisik (panik dan kelelahan).

b. Rasa takut, untuk mengurangi rasa takut maka perlu belajar untuk mengatasi rasa takut terhadap gunung atau rimba

c. Rasa sakit, luka dan penyakit.

d. Rasa haus ditimbulkan karena rasa takut.

e. Rasa lapar ditimbulkan karena rasa takut dan haus yang biasanya memberi efek kurang gizi (merosotnya gerakan otot dan kondisi, pusing, berkunang-kunang, pingsan dan lain-lain)

f. Rasa panas dan dingin

g. Rasa bosan (masa bodoh, depresi, frustasi )

h. Rasa terisolasi (sunyi dan terkurung sendiri )

i. Kelainan tingkah laku ( tergantung situasi dan kondisi si survivor)

3. Masalah yang dihadapi dalam kehidupan alam bebas

a. Keadaan alam (cuaca, kondisi medan)

b. Keadaan diri sendiri (fisik, mental, ketrampilan dan pengetahuan)

c. Makhluk hidup lainnya ( manusia, binatang dan zoology )

Penting Untuk Di Ingat

Cuaca Dingin

Pepatah Mengatakan “ Dingin adalah pembunuh”. Berdasarkan laporan, angka kematian terbesar adalah karena terjadi pada suhu 0-10 derajat C. sedangkan manusia mempunyai panas tubuh normal 36-37 derajat C. Dimana temperature ini hrus dipertahankan. Jika pengurangan suhu tubuh 1-2 derajat C dari suhu normal, ini dapat menyebabkan suatu kematian (Hipothermin). Produksi panas tubuh dihasilkan dari makanan jadi dapat mencapai panas tubuh normal. Panas dapat keluar dari tubuh manusia melalui lima cara :

a. Respirasi (pernafasan)

b. Evaporasi (penguapan = keringat)

c. Konduksi (penghantar melalui kontak : kontak langsung dengan tubuh)

d. Konveksi (penghantaran : panas api)

e. Radiasi ( Pancaran : sinar matahari)

Cuaca Panas

Panas tidak sebahaya dingin tetapi harus di ingat-ingat “panas menyebabkan kematian”. Dehidrasi adalah kekurangan cairan dalam semua sel tubuh. Bila penguapan cairan ini terjadi pada organ tubuh yang fital (otak) maka akan menyebabkan kematian.

Penyelesaian Situasi Survival

Penyelesaian situasi survival membutuhkan tingkat kekuatan emosi dan spirit yang tinggi, kepercayaan terhadap agama sangat berpengaruh dalam memperbesar kekuatan emosi dan spirit untuk tetap hidup, dimana :

a. Setiap orang mempunyai kewajiban moral dan etika untuk mengatasi permasalahan

b. Kekuatan untuk mengatasi rasa takut dan ragu harus datang dari diri sendiri

c. Kepercayaan pada kemampuan diri sndiri akan memperbesar kemauan hidup.

d. Kepercayaan kepada agama atau Tuhan Yang Maha Esa merupakan sumber kekuatan pribadi dalam mengatasi tekanan yang timbul pada situasi survival.

Jadi, dalam menghadapi situasi survival hal yang terpenting adalah kemauan, pengalaman, dan pengetahuan dengan memakai akal sehat dalam bertindak ( berfikir merencanakan, memperhitungkan, evaluasi dan kerjakan).

PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN

Secara sederhana survival memerlukan tempat berlindung, air, makanan, dan api serta mengatasi tekanan atau stress yang muncul. Dimana tekanan atau stress harus diatasi lebih dulu dengan bersikap tenang, jangan panik, dan tekanan emosi yang lain. Setelah itu pilihlah mana yang didahulukan, antara mencari tempat perlindungan, makan, minum, atau membuat api. Karena keempat factor tersebut dibutuhkan dalam survival agar tetap hidup.

1. Tempat perlindungan (Bivoac/shelter)

Tujuan : Tempat perlindungan yang nyaman dalam keadaan darurat untuk melindungi diri dari factor alam dan lingkungan dimana kita belum dapat menentukan kapan kita dapat keluar dari situasi tersebut, maka kita harus memelihara kondisi tubuh kita dan salah satunya adalah dengan membuat perlindungan. Kondisi fisik survival akan menurun 80 % bagi orang yang terluka pada 24 jam pertama, dan yang tidak terluka setelah 3 hari pertama.

b. Materi penunjang :

Dalam membuat bivoac ada beberapa macam materi yang dipakai, dan dibagi 2 yaitu :

1. Bahan dari alam:

· Pohon utuh/tumbang

· Daun-daunan

· Gua /lubang

2. Bahan yang kita bawa:

· Ponco/jas hujan

· Ransel

· Parasut

· Tali

· Pisau/golok , dll.

c. Cara membuat bivoac / shelter

Periksalah bahan yang kita bawa dan amati keadaan sekitarnya. Sesuaikan bivoac yang akan kita buat dengan bahan yang anda bawa serta lokasi yang anda pilih. Sesudah itu anda mencoba menyempurnakan dengan bahan yang ada di alam.

PERHATIKAN…..

§ Jangan membuat bivoac terlalu tinggi !

§ Buatlah pagar, parit, dan perapian !

Ada beberapa bivoac yang dapat dibuat :

1. Tenda standard

tali direntangkan dan diikat antara 2 pohon, kemudian diatasnya ditaruh ponco/parasut

2. Bivoac sisi terbuka

mempergunakan batang kayu dan daun-daunan pada batang yang roboh untuk sisinya yang masih terbuka. Untuk alasnya sebarkan daun-daun dan ranting-ranting kecil ini akan membuat hangat .

3. Gua

periksa dulu dengan membuat api dimulut gua tersebut, karena biasanya binatang segan dengan asap dan api (misal : serangga, ular, harimau, dsb)

Yang harus diingat dalam membuat bivoac :

· diatas tanah yang padat dan tidak berlumpur

· jangan dekat dengan pohon yang sudah tua

· jangan didaerah lintasan binatang

· usahakan menghindari hembusan angin, terutama didaerah lembah, tikungan, puncak ketinggian

· usahakan dekat dengan sumber air, tetapi jangan terlalu dekat

· perhatikan keadaan medan, seperti tanah longsor, dekat dengan sumber makanan

· bivoac jangan sampai bocor

2. AIR

Dalam keadaan survival maka air adalah factor yang sangat penting.

Perlu Di Ingat

Dengan air saja orang dapat hidup, tetapi tanpa air rata-rata orang dapat bertahan 2-5 hari (tidak terluka). Dalam hutan tropis di Indonesia ini, air dibedakan yaitu antara air yang perlu dimurnikan dan air yang dapat digunakan secara langsung.

Yang harus diperhatikan dalam mencari air.

Ketika anda menemukan air, periksa apa anda yakin akan kebersihan dan kelayakannya untuk digunakan. Maka harus diperhatikan dalam mencari air :

1. Warna

Jika air itu berwarna bening atau jernih, dapat diminum dan ketika air itu berwarna cokelat, hitam, merah, atau kehijau-hijauan, maka air tersebut mengandung logam berat. Air tidak dapat diminum.

2. Temperatur

Jika didaerah gunung berapi (vulkanik) sumber air terasa panas maka jangan diminum karena keadaan belerangnya tidak diketahui. Tetapi kalau airnya dingin dapat diminum.

3. Kadar garam

Jangan terlalu banyak meminum air yang mengandung garam, mengingat akan sifat garam akan menarik air atau cairan tubuh (dehidrasi).

Syarat air sehat : tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna

Sumber Air

  1. Air yang segar yang tidak perlu dimurnikan

· Air hujan : ditampung dengan ponco atau daun embun

· Rotan, bambu muda dan palem : potonglah setinggi mungkin kemudian potong bagian bawah yang dekat dengan tanah, air yang menetes dapat ditampung atau langsung diminum.

· Di pokok-pokok bambu yang berlubang

· Sungai yang jernih airnya dan mengalir

· Lumut dan bunga kantong semar

  1. air yang dimurnikan atau dimasak

· lubang-lubang air perlu diperhatikan warnanya

· sungai yang tidak jernih

· air yang tergenang

· air dari galian pasir di pantai

· bekas air terjun atau tebing

Perlu Di Ingat

Apabila persediaan air kurang dari 0,5 liter, jangan memakan makanan yang berlemak atau banyak memerlukan air.

  1. MAKANAN

Bila persediaan makanan habis, di alam tersedia bahan makanan. Untuk dapat menemukan bahan makanan dan binatang yang dapat dimakan, maka perlu pengetahuan khusus mengenai Botani dan Zoologi praktis. Tujuan mempelajari Botani dan Zoologi praktis adalah untuk mengenal lebih dekat akan jenis sifat tumbuhan (Botani) dan binatang (Zoologi) yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan darurat dalam situasi survival.

Hutan di Indonesia kaya akan bahan hasil hutan yang berguna bagi manusia, asalkan kita mengenal jenis, sifat dan bagian yang dapat digunakan.

A. Pedoman praktis yang dapat digunakan survivor untuk mencari bahan makanan tumbuhan ( Botani ) yang dapat digunakan.

Tumbuhan hutan dapat dimanfaatkan dalam berbagai bentuk seperti bahan makanan, alat keperluan hidup, obat-obatan, dll. Bagian tumbuhan yang dapat dimakan : Buah, biji, daun muda, bunga, batang, akar, dan umbi. Tidak semua jenis tumbuhan atau tanaman tidak bisa dimakan, untuk itu ada beberapa pedoman yang dapat dipergunakan, yaitu :

· Makanan binatang menyusui dapat dimakan oleh manusia khususnya monyet.

· Mempelajari akan sifat tumbuhan yang mengandung racun.

Pedoman praktis yang dapat dipakai untuk mengenal tumbuhan yang mengandung racun, yaitu :

  • Warna : hindarilah warna yang mencolok
  • Bulu: biasanya terdapat pada permukaan kulit daun, batang, dan buah sebaiknya dihindari
  • Sebelum kita makan, terlebih dahulu dicicipi atau dioleskan pada kulit. Bila menimbulkan rasa gatal atau pahit, hindarilah.
  • Kalau kita punya logam, oleskan pada logam tersebut. Jika menimbulkan warna hitam pada logam, hindarilah
  • Tumbuhan yang mengandung racun umumnya mempunyai daun yang tidak teratur.
  • Jangan memakan hanya satu jenis tumbuhan atau buah.

Jenis tanaman/tumbuhan yang dapat dimakan :

  • Jamur-jamuran

Tumbuhan jamur ada yang beracun, ciri-cirinya :

1. Batang bawahnya berselubung atau bergelang

2. Berbintik merah ataupun kuning

3. Pada malam hari bersinar

  • Pakis

Pada ujung dan tunas sari tumbuhan ini dapat dimakan ( pucuk yang melingkar ). Bulunya kadang menyebabkan rasa pahit, maka harus dimasak dulu. Jenis ini gizinya rendah.

  • Umbi-umbian

Jenis tumbuhan menjalar, dimana akarnya berupa umbi-umbian. Terhadap jenis ini hati-hatilah. Ada jenis singkong yang beracun.

  • Bambu-bambuan

Rebung bambu yang tinggi kurang dari 30 cm dengan dimasak. Hindari rebung yang berwarna keunguan atau kehitaman.

  • Pandan

Pandan hutan dapat dimakan tengahnya.

  • Rumput-rumputan

Bagian yang masih muda, direbus agar mudah dicerna dan terbebas dari bakteri.

Tumbuhan yang dapat dimakan antara lain :

§ Ganyong : umbinya

§ Daun nyalindung/tapak kuda : daun mudanya

§ Bayam duri, bayam merah : daun mudanya

§ Selada air : daunnya atau diminum airnya

§ Pohon sintrong : daun mudanya

§ Pohon akar wangi :diambil akarnya kemudian dimasak dengan air diminum sebagai obat sakit perut

§ Gelagah : dimakan umbinya

§ Arbei / sroberi hutan : dimakan buahnya yang matang

§ Cocondet : dimakan buahnya

§ Pisang hutan : dimakan buah dan umbinya

§ Pohon congkor : dimakan batangnya yang berwarna putih

§ Karendong : dimakan batangnya yang berwarna putih

§ Kaliasa, tembelekan : yang dimakan buahnya

§ Begonia, daun bikun : tangkai daunnya yang berasa asam mentah atau direbus, juga bunganya

§ Paku tiang : pucuknya yang melingkar, direbus berulang-ulang

§ Rumput gajah : dimakan batang dan daunnya

§ Jambe hutan : bagian dalamnya

§ Rumput teki : dimakan umbinya

§ Alang-alang : dimakan akarnya

§ Santan : dimakan buahnya

§ Teh gunung : dimakan pucuk daunnya yang berwarna merah

§ Pohon kecubung : daunnya sebagai obat sesak napas

§ Rasamala : dimakan buah dan daunnya

§ Babandotan : dimakan daunnya

§ Putri malu : dimakan daunnya’

§ Bonje : dimakan umbinya

§ Talas : dimakan umbinya

§ Pohon damar : dimakan daun muda dan buah bagian dalam

Tumbuhan yang harus dihindari karena beracun antara lain :

§ Rengas, terdapat di hutan Indonesia, daunnya seperti daun mangga yang berbulu halus, getahnya menyebabkan kelumpuhan

§ Shrychinine, tumbuhan liar, bijinya dapat mematikan

§ Chowit, terdapat di semak-semak, bulu pada buah dan bunganya dapat menyebabkan rasa sakit dan buta

§ Pohon netle, terdapat di genangan air, beracun dan sangat berbahaya meskipun hanya disentuh

§ Apel duri, sejenis rerumputan yang beracun

§ Pangi, bijinya membahayakan

§ Cendawan/jamur

§ Pohon Tuba

Beberapa bagian tumbuhan untuk keperluan hidup antara lain digunakan untuk :

Membuat bivoac, membuat tali, membuat api, dan menangkap binatang.

B. Pedoman Praktis yang dapat digunakan Survivor untuk mencari bahan makanan binatang ( zoologi )

Habitat binatang di hutan berupa Vertebrata dan Invertebrata. Hutan hujan tropis di Indonesia baik hutan primer dan hutan sekunder yang berupa hutan produksi atau dapat pula berupa semak belukar. Kondisi seperti ini menyimpan organisme sangat tinggi termasuk jenis binatang.

Berikut ini diuraikan contoh binatang yang membahayakan maupun yang bermanfaat yang mungkin ditemukan.

§ Hewan vertebrata yang membahayakan dan dapat mematikan :

· Hewan predator besar yang berupa mamalia : harimau tutul, harimau loreng, harimau kumbang.

· Hewan bukan predator tetapi bersifat predator jika terkejut atau terganggu : banteng, celeng, anoa, beruang.

· Dari golongan reptilia yang menyerang dan mungkin memakan manusia adalah ular sanca dan buaya. Ular lain tidak besar tapi cukup mematikan. Hewan ini termasuk dilindungi.

Ular yang biasanya dapat mematikan manusia antara lain : ular sendok, ular belang, ular tanah.

Ular yang biasanya tidak mematikan tetapi dapat membuat sakit : ular hijau, ular cincin emas, ular cabe.

§ Hewan vertebrata yang berguna :

Yang dimaksud berguna disini adalah hewan yang dapat dijadikan bahan makanan dalam keadaan terpaksa. Yang termasuk hewan berguna dari jenis mamalia : kelinci, rusa, kijang, dll. Dari jenis reptilia : kadal, ular, kura-kura, biawak, dll. Jenis burung juga dapat dijadikan bahan makanan tetapi sukar ditangkap.

§ Hewan Invertebrata yang dapat membahayakan dan mematikan :

· Lipan, hewan ini panjangnya sampai 25 cm, makanannya berupa hewan kecil. Sepasang kakinya yang paling depan merupakan penusuk yang berbisa. Bisanya menimbulkan rasa sakit, kadang parah dan hewan-hewan kecil sebagai mangsanya

· Kalajengking, hewan ini mempunyai capit yang kuat, pada ujung abdomen pada bagian belakang terdapat alat penyengat. Sengatannya menyebabkan rasa sakit, tapi di Afrika ada kalajengking yang sengatannya bisa mematikan.

· Lebah, lebah hutan mirip dengan lebah madu tetapi lebih besar, lebih agresif, sengatannya berada pada ujung belakang abdomen dan menimbulkan rasa sakit dan bengkak.

· Penyengat lainnya. Ada beberapa penyengat yang hidup di pohon, misalnya Vesap Tropica, sarangnya tergantung di dahan. Ada sarangnya ditanah, misalnya Vesap Aurasia dan sering dijumpai di pegunungan.

· Semut api. Mirip semut merah dengan ujung belakang hitam, sarangnya di rongga pohon dan sangat agresif.

· Semut besar. Semut ini dimungkinkan di hutan primer di Indonesia. Sarangnya di batang yang mati, lebih aktif di malam hari.

· Rayap. Rayap yang mengganggu manusia misalnya Macrocasmus karbonatrius, kalau menggigit sulit dilepas kecuali dengan memotong kepalanya dan mencabut rahangnya.

· Lintah, hewan ini hidup di air yang tergenang di persawahan. Ukurannya agak besar, kalau menjulur bisa sampai 20 cm. gigitannya menimbulkan yang sukar berhenti dan menyedot darah .

· Pacet, semacam lintah yang hidup dihutan yang lembab, mangsanya berupa hewan vertebrata, gigitannya terasa sakit dan gatal, menimbulkan bekas luka dan pendarahan yang lama.

· Caplak, dijumpai di semak-semak, mangsanya adalah hewan vertebrata atau manusia untuk dihisap darahnya. Gigitannya sukar dilepaskan karena bagian penusuknya mempunyai duri yang arahnya terbalik. Bagian sensitif, gigitannya menimbulkan rasa demam.

· Tungau. hewan kecil, gigitannya menimbulkan rasa gatal.

· Nyamuk. Di hutan jumlah dan macamnya banyak, gigitannya menimbulkan rasa gatal dan berisik. Pada siang hari jenis Aides aktif menggigit. Nyamuk dapat menjadi vektor penyakit malaria, kaki gajah dan bermacam virus lainnya. Nyamuk akan dapat dicegah dengan membuat api.

§ Hewan Invertebrata yang dapat dimakan antara lain : cacing, keong, bekicot, dll.

4. API

Jika kehabisan korek api serta bahan bakar maka dapat dimanfaatkan : ranting atau daun kering yang dapat dimanfaatkan sebagai penyala api, bubuk pohon palem, bubuk kayu yang dibuat serangga. Sobekan kain kering yang perlu diperhatikan jangan membuat api terlalu bbesar tapi buatlah api kecil beberapa buah, ini lebih baik dan memberikan panas yang baik daripada api yang besar.

Dalam survivial api adalah sangat penting karena mempunyai fungsi sebagai penghangat, memasak dan mengusir binatang

a. Cara membuat api

1. dengan bantuan sinar matahari

pakailah lensa cembung , dimana titik api lensa mengenai bahan penyala api. Lensa dapat berupa kaca pembesar, lensa kamera SLR, lensa teropong, lensa senter, lensa kacamata, teleskop, dll.

2. gesekan bambu dengan bambu

bamboo penggosok harus lebih panjang dari pada bambu yang akan di gosok, yang dipakai adalah kulit luarnya. Gosokan bambu dalam kedudukan vertical dengan horizontal, sehingga bamboo vertical menjadi panas dan segera diletakkan bahan penyala api, cara menggosok seperti menggergaji.

3. Gesekkan Kayu dengan Kayu

dipakai dua buah kayu kering yang satu menggosok dan satunya digosok, cara menggosok seperti orang menyambal.

4. Busur dan Gurdi

buatlah busur yang kuat dengan tali sepatu atau tali lain. Gurdikan kayu keras pada kayu lain hingga terlihat asap lalu beri bahan penyala api.

5. Tali Api

gunakan seutas rotan yang kering dengan diameter kurang lebih 0,5 M dan kayu kering. Belah dan ganjal kayu itu dengan batu, letakkan di atas tanah, letakkan bahan penyala api pada belahan tadi dan mulailah menarik rotan tersebut berulang-ulang pada penyala api sampai timbul asap.

6. batu api dan baja

bahan penyala api di dekatkan pada batu dan menggosokkan batu tersebut dengan baja sehingga keluar percikan api.

Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan oleh survivor dalam mempertahankan hidup :

Setelah mendapatkan tempat berlindung , makanan, air, dan api maka ada dua alternatif:

a. tetap tinggal di tempat

· Dengan harapan akan ditemukan oleh tim penolong

· Kondisi survivor tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan

· Posisi mudah dilihat dari udara dan mudah ditemukan di darat.

· Persediaan makanan dan minuman cukup

· Tidak terlihat adanya tanda-tanda yang membahayakan seperti gangguan binatang buas, serangga, suku terasing

· Mempunyai shelter atau bivoac

b. mencari jalan keluar

  • Tentukan posisi anda
  • Carilah tempat yang tinggi
  • Sebaiknya membawa perbekalan makanan yang bisa kita dapatkan
  • Perhitungkan tipuan medan
  • Sebaiknya berjalan pada siang hari
  • Untuk pegunungan, sebaiknya lintasan melalui punggung gunung
  • Buatlah api setiap menetap, karena api selain untuk mengusir hawa dingin dan memasak juga dapat digunakan sebagai isyarat
  • Kalau menemukan medan terbuka, gunakan isyarat atau tanda-tanda darurat seperti cermin, asap, tanda yang mencolok yang dapat dilihat dari jauh

Kita bisa juga memakai tanda-tanda alam yang dapat membantu mengambil keputusan :

1. jika langit berwarna cerah waktu matahari akan terbenam, maka besok hari akan terang

2. warna kuning pada waktu matahari akan terbenam, besok akan ada angina kencang

3. embun pada pagi hari menandakan cuaca akan terang pada hari itu

4. terang di kaki langit menandakan hari akan terang

5. fajar dikaki langit menandakan hari akan terang

6. fajar merah menandakan akan terang

7. fajar matahari tinggi pada kaki langit menandakan akan ada angina pada waktu itu

8. awan-awan berkepul halus, menandakan hari akan terang

9. awan mengepul dengan garis, menandakan akan ada angin hari itu

10. awan berkepul halus tanpa batas, menandakan akan ada angin hari itu

11. langit berwarna merah pada waktu fajar, jika mendung pada pagi hari maka sorenya akan turun hujan, jika mendung jam 13.00 maka dua jam lagi akan turun hujan pada hari itu juga

Berikut beberapa perlengkapan survival :

§ Pisau

§ Minyak komando. Manfaat dari minyak komando adalah untuk menjaga agar kulit tidak luka, lecet akibat perjalanan jauh. Bahan : bawang merah, minyak kelapa, pisau, botol untuk menyimpan. Cara membuatnya : bawang merah diiris kecil, dimasukkan dalam botol yang sudah ada minyak kelapa. Biarkan 15 menit dan campurkan. Siap pakai dengan mengoleskan pada permukaan dan telapak kaki

§ Tidur kalong. Tujuannya untuk menghindari dari serangan binatang buas selama kita istirahat/tidur. Alat-alatnya : tali tubuh (webbing), karabiner, pisau/golok tebas, alat Bantu lainnya (ponco, senter, topi rimba, dll ). Caranya: ikatkan tali tubuh pada badan sedemikian rupa sehingga kedua ujung tali tersisa agak banyak dan ikatan terasa nyaman tetapi kuat. Pilih pohon yang kuat, ikatkan kedua ujung didua cabang yang berlainan dan kuat. Siapkan pisau atau golok untuk menjaga kemungkinan adanya binatang melata diatas pohon.

§ Kompor komando. Tujuannya adalah membuat alat masak dalam keadaan survival dengan bahan-bahan murah dan sederhana. Alat dan bahan : kapur tulis, lilin, kaleng bekas, alat Bantu. Caranya : ambil kaleng bekas dan potong bagian atasnya, tinggi kaleng 1/3. kemudian ambil lilin secukupnya yang sudah dipotong kecil-kecil. Ambil kapur satu batang dipatahkan menjadi tiga bagian lalu masukkan semuanya dalam kaleng sehingga lilin mencair, bila sudah mencair tunggu sampai membeku lagi. Setelah membeku kompor siap digunakan.

§ Jerat/trap. Tujuan : jerat dalam keadaan survival sebagai alat Bantu untuk dapat lebih cepat menangkap hewan untuk dijadikan makanan. Alat dan bahan : tali, ranting (pohon), jaring,pisau, umpan, alat Bantu. Cara : terlampir dalam gambar.

Alat penting lainnya:

SURVIVAL KIT.

fungsi : sebagai alat Bantu yang dipakai dalam kondisi survival untuk mempertahankan hidup, yang kita bawa.

Macam peralatan : peralatan pancing, pisau lipat, peralatan makan, kain, tissue, benang, jarum, peluit, kancing, resleting, gunting lipat, lup, gunting kuku, pencabut bulu, sisir, tali raffia, karet gelang, peralatan tulis, lem, isolasi, kater, peniti, cotton bud, kapas, korek api, kaca mata hitam, jam tangan, tali sepatu,dll.

Catatan

Sebagai bekal yang terutama dalam kondisi survival adalah kemauan, pengalaman dan pengetahuan, maka anda bisa bertahan hidup. Hindari tindakan diluar batas kemampuan kita.

PEMBERANI, DEDIKASI, LOYAL TINGGI.

MAKUMPALA BRAVO…….!!!